Categories
Pendidikan

INOVASI DAN PRODUK BARU

INOVASI DAN PRODUK BARU

INOVASI DAN PRODUK BARU

Istilah inovasi banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Produk yang hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan merupakan hasil inovasi yang selalu dilakukan terus-menerus. Munculnya berbagai inovasi di tengah masyarakat menyebabkan adanya pergeseran kebutuhan masyarakat. Semakin banyak produk dan jasa baru sebagai hasil inovasi, semakin banyak pula tingkat konsumsi masyarakat.
Inovasi banyak dilakukan perusahaan agar dapat bertahan di tengah persaingan pasar yang semakin kuat. Keberhasilan produk banyak sekali ditentukan oleh inovasi-inovasi yang dilakukan oleh perusahaan. Inovasi merupakan keseluruhan proses pada saat penemuan ditransformasikan menjadi sebuah produk komersial yang dapat dijual sehingga menghasilkan keuntungan.

Inovasi bukan sekedar membuat suatu produk baru, melainkan pengelolaan semua kegiatan yang terkait dengan proses penciptaan ide, pengembangan teknologi, produksi dan pemasaran suatu produk baru, proses manufaktur maupun peralatan. Beberapa inovasi dapat mengalami kegagalan sehingga tidak memberi keuntungan bagi perusahaan.

PROSES INOVASI

Proses Inovasi merupakan gabungan dari usaha kreatif individu, fungsi operasional dan aktifitas organisasi, serta arsitektur perusahaan. Terdapat dua input pendorong yaitu: perkembangan ilmu dan teknologi serta perubahan social dan kebutuhan pasar. Ketiga unsure tersebut bersama-sama akan menghasilkan usaha organisasi untuk mengembangkan pengetahuan, proses-proses sampai akhirnya mengembangkan produk.

TIPE DAN MODEL INOVASI

Inovasi industrial tidak hanya meliputi inovasi mayor (radikal) saja, tetapi inovasi minor berupa peningkatan penyerapan teknologi.
Beberapa tipe Inovasi yang ada:
Inovasi produk, inovasi proses, inovasi organisasi, inovasi manajemen, inovasi produksi, inovasi komersil atau pemasaran serta inovasi jasa.

 

MODEL INOVASI

Model inovasi yang ada adalah :

1. Model Kebetulan
2. Model Linear,
3. Model Rangkaian Simultan, dan
4. Model Interaktif.

 

Sumber : https://sarjanaekonomi.co.id/